online

rank

pengunjung web site

Flag Counter

blogger unair

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Kondisi Kabupaten Nganjuk

Oleh Admin 21-10-2015 02:29:21

Kondisi Kabupaten Nganjuk

Profil Kecamatan Lengkong

Kecamatan Lengkong  adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Terdiri dari 14 desa di kecamatan Lengkong. Ibukota kecamatan Lengkong ada di desa Lengkong.  Batas - batas kecamatan Lengkong : Barat : Kec Gondang Selatan : Kec Patianrowo Timur : Kec Jatikalen Utara : Kec Ngluyu.  Kantor Camat Lengkong beralamat : Jl Mawar No 37 Lengkong.  Terdiri Dari        :  Ds. Banjardowo, Ds. Karangsono,  Ds. Jatipunggur, Ds. Pinggir, Ds. Lengkong , Ds. Ngepung, Ds. Jegreg, Ds. Sumbermiri, Ds. Kedunglmaten, Prayungan, Ds. Balongasem, Ds. Sawahan, Ds. Ngringin, Ds. Ketandan, Ds. Bangle, Ds. Sumberkepuh.                    

Profil Kabupaten Nganjuk

Kabupaten Nganjuk terletak antara 11105' sampai dengan 112013' BT dan 7020' sampai dengan 7059' LS. Luas Kabupaten Nganjuk adalah sekitar ± 122.433 Km2 atau 122.433 Ha yang terdiri dari atas: Tanah sawah 43.052.5 Ha, Tanah kering 32.373.6 Ha Tanah hutan 47.007.0 Ha. Dengan wilayah yang terletak di dataran rendah dan pegunungan, Kabupaten Nganjuk memiliki kondisi dan struktur tanah yang cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman, baik tanaman pangan maupun tanaman perkebunan sehingga sangat menunjang pertumbuhan ekonomi dibidang pertanian. Kondisi dan struktur tanah yang produktif ini sekaligus ditunjang adanya sungai Widas yang mengalir sepanjang 69,332 km dan mengairi daerah seluas 3.236 Ha, dan sungai Brantas yang mampu mengairi sawah seluas 12.705 Ha. Jumlah curah hujan per bulan selama 2002 terbesar terjadi pada bulan Januari yaitu 7.416 mm dengan rata-rata 436 mm. Sedangkan terkecil terjadi pada bulan November dengan jumlah curah hujan 600 mm dengan rata-rata 50mm. Pada bulan Juni sampai dengan bulan Oktober tidak terjadi hujan sama sekali. Nganjuk dahulunya bernama Anjuk Ladang yang dalam bahasa Jawa Kuna berarti Tanah Kemenangan. Dibangun pada tahun 859 Caka atau 937 Masehi.