Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Menag Harap Siswa Aliyah Sukses Ikuti UN

Oleh Admin 15-04-2015 11:50:40

Menag Harap Siswa Aliyah Sukses Ikuti UN

Medan (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap siswa madrasah aliyah diberi kemampuan dan kekuatan sehingga sukses dalam menjalani ujian nasional yang akan berlangsung hari ini, Senin (13/04). Pesan ini disampaikan Menag saat menghadiri mujahadah dan doa bersama siswa MAN 1 Medan di sela-sela kunjungannya ke Kota Medan, Sabtu (11/04). 

“Kita berdo’a mudah-mudahan anak-anak kita, pada saat mengerjakan, melaksanakan Ujian Nasional diberikan kemampuan, kekuatan sehingga bisa menyelesaikannya dengan baik,” harap Menag. 

Ikut mendampingi Menag dalam kunjungan ke MAN 1 Medan ini, Walikota Medan, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Hasan Faozi, serta Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara Tohar Bayoangin.

Dikatakan Menag bahwa Ujian Nasional  kali ini tidak lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan belajar. Namun demikian, Menag meminta agar para siswa tetap serius belajar dan mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi UN.  “Dengan tekad untuk belajar, maka prestasi di masa yang akan datang bisa kita ukir lebih baik,” pesannya.

Menag tidak lupa memberikan apresiasinya kepada  MAN 1 Medan yang telah  menghasilkan sejumlah alumni yang baik. Menurutnya,  Kementerian Agama saat ini memiliki program bagi lulusan terbaik Madrasah Aliyah  se Indonesia untuk bisa  mendapatkan beasiswa S1 di Jepang. “Kami sudah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Jepang, sehingga  kita akan pilih yang terbaik. Mudah-mudahan dari MAN 1 ini ada wakil-wakil nanti untuk bisa mendapatkan beasiswa itu,” ujar Menag.

Di hadapan para siswa MAN 1 Medan, Menag menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah mendidik dengan baik dalam mempersiapkan  generasi Indonesia yang baik dan siap menghadapi tantangan masa depan. “Selaku pemerintah kami bersyukur dan mengapresiasi tinggi atas jerih payah seluruh guru, para pendidik yang ada,” tutup Menag. (ba/mkd/mkd)