Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Janniro Dipastikan Wafat Pada Peristiwa Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Oleh Admin 08-10-2015 21:47:30

Makkah (Pinmas) —- Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat memastikan bahwa Janniro Gadumbang Siregar adalah salah satu jamaah korban wafat akibat jatuhnya crane di Masjidil Haram. Janniro berasal dari kloter 09 Embarkasi Medan (MES 09) dan memiliki paspor bernomor A 9106896. 

Menurut Arsyad, kepastian wafatnya Janniro didasarkan pada surat kesaksian suami dan beberapa saksi mata di tempat kejadian. 

“Keluarga, pihak suami dan pihak saksi-saksi yang ada itu sudah membuat kesaksian bahwa mereka melihat betul bahwa Janniro berada di tempat terjadinya kecelakaan crane yang menyebabkan beberapa jamaah lainnya yang di dekat dia  juga meninggal dunia,” terang Arsyad Hidayat, Kamis (08/10) pukul 09.00 waktu Arab Saudi (WAS).

Meskipun kesaksian tersebut cukup meyakinkan, tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tetap berupaya mendapatkan data yang lebih valid. Hal ini dilakukan dengan pengambilan sampel DNA  keluarga Janniro di Tanah Air oleh  Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri. 

Kombes (Pol) dr. Muhammad Mas’udi mengatakan, pengambilan sampel DNA di Tanah Air dilakukan kepada anak, kakak kandung, dan suami Janniro. Sampel tersebut akan dibandingkan dengan DNA yang ada di Arab Saudi. Dia berharap hasilnya dapat segera diketahui.

Arsyad menambahkan, pembandingan sampel DNA perlu dilakukan untuk lebih memastikan bahwa Janniro berada di antara beberapa jenazah yang sudah tidak utuh di Mu’aishim.  “Jenazah-jenazah yang tak utuh itu sudah dimakamkan. Masing-masing ada hasil identifkasi DNA-nya. Itu yang akan kita bandingkan,” kata Arsyad.

Kamis (17/09) lalu, Arsyad Hidayat mengumumkan, jumlah total korban jatuhnya crane di Masjidil Haram sebanyak 53 orang, terdiri dari 11 korban wafat dan 42 korban cedera. Ke-11 korban wafat itu adalah Iti Rasti Darmini (JKS 23), Masnauli Sijuadil Hasibuan (MES 09), Nurhayati Rasad Usman (PDG 04), Ferry Mauluddin Arifin Dulhai (JKS 12), Adang Joppy Lili (JKS 16), Sriyana Marjo Sihono (SOC 27), Masadi Saiman Tarimin (SUB 38), Siti Rukayah Abdus Somad Dasimon (SUB 39), Darwis Rahim Cogge (UPG 18), Saparini Baharuddin Abdullah (MES 08) dan Painem Dalio Abdullah (MES 08).

Dengan kabar soal Janniro ini, kata Arsyad, maka jamaah yang wafat akibat jatuhnya crane di Masjidil Haram menjadi  12 orang.

Adapun dari  42 jamaah cedera pada peristiwa tersebut, 2 orang  masih dirawat di Rumah Sakit Zahir, Makkah. Mereka adalah Tri Murti Ali, kloter PDG 3 nomor paspor B 0396519 dan Isnainy Fadjarijah Abdul Djumali, kloter SUB 21 nomor paspor B1052806. (mch/mkd) sumber : kemenag.go.id