Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Setahun Pemerintahan Presiden Jokowi, Indonesia Belum Impor Beras

Oleh Admin 12-10-2015 07:35:48

news

KARAWANG – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan satu tahun pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo belum melakukan impor beras hingga saat ini. Hal ini mengingat produksi gabah yang dihasilkan di tahun 2015 melimpah.

"Alhamdulillah, kita belum sama sekali melakukan impor. Ini karena stok beras kita melimpah. Buktinya surplus produksi gabah di daerah Karawang cukup besar yakni 550 ribu ton. Ini hasil yang luar biasa," tutur Mentan saat berdialog dengan petani, Jumat (25/9).

Menurut Mentan, saat ini tim peneliti IPB yang telah menghasilkan varietas IPB 3S, sudah menyediakan sejumlah varietas lain yang sudah tahan terhadap setiap kondisi.

"Pada kondisi kering sudah disediakan Varietas IPB 10S yang memiliki keunggulan dan tahan atas musim kering, dan ini sudah disiapkan oleh pihak peneliti IPB," ujar Mentan.

Sementara untuk musim penghujan, Mentan mengakui bahwa saat ini juga IPB sudah disediakan varietas yang tahan terhadap banjir yaitu Impara 30S. Semua varietas benih padi tersebut ke depannya akan di didistribusikan ke sejumlah daerah di seluruh Indonesia.

"Untuk di daerah Karawang sendiri, segera melakukan penanaman lagi jangan berlama-lama lagi," tegas Mentan.

Plt. Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, mengatakan pihaknya siap untuk segera melakukan penanaman padi lagi. Hal ini demi mendukung program pencapaian swasembada pangan dan menjadikan sektor pertanian di Kabupaten Karawang terdepan dalam menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

"Selama ini sektor industri menjadi primadona di daerah Karawang, namun hal itu tidak berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, sektor pertanian lah yang bisa mengangkat perekonomian mayarakat dan PAD kami," kata Plt Bupati Karawang.

Hadir dalam panen raya padi tersebut Korem 063 Sunan Gunung Jati, Kol. Inf. Sutjipto, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Hasil Sembiring, Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini dan Pakar Ekonomi Pertanian IPB, Hermanto Siregar, Pakar Budidaya Pertanian, Ernan Rustiadi.

sumber : pertanian.go.id