Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Peristiwa Mina: 127 Wafat, 2 Dirawat

Oleh Admin 15-10-2015 22:55:39


Makkah (Pinmas) —- Masa operasional haji 1436H/2015M Daerah Kerja (Daker) Makkah akan berakhir pada Jumat (16/10) besok seiring dengan diberangkatkannya 16 kloter terakhir jamaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah.  

Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat mengatakan bahwa sampai dengan hari ini, Kamis (15/10), pukul 14.30 waktu Arab Saudi (WAS), tercatat 127 orang wafat pada peristiwa Mina, terdiri dari 122 jamaah haji Indonesia dan 5 Warga Negara Indonesia (WNI) yang mukim di Arab Saudi.

“Terkait perkembangan data jamaah haji yang menjadi kroban Mina, kami laporkan jamaah haji yang wafat akibat peristiwa Mina belum berubah dari rilis  sebelumnya, yaitu: sebanyak 127 orang, terdiri dari 122 jamaah haji dan 5 WNI mukimin. Sampai sekarang masih tetap, artinya belum ada penambahan,” terang Arsyad Hidayat, Kamis (15/10) pukul 14.00 WAS

Masih ada dua jamaah haji Indonesia yang dilaporkan belum kembali. Arsyad Hidayat menegaskan bahwa tim  setiap hari tetap melakukan kunjungan dan  pencarian ke Rumah Sakit dan Tempat Pemulasaraan Jenazah di Muaishim. “Sampai sore kemarin, kami belum mendapatkan info atau  rilis atau dokumen baru sehingga kami belum bisa merilis kondisi jamaah itu. Mudah-mudahan bisa segera kita dapatkan infonya dan kami akan infokan,” tegas Arsyad.

Adapun jamaah yang masih dirawat sebanyak dua orang, yaitu: Aam Amalia Rustama dari Kelompok Terbang (Kloter) JKS 61 yang masih menjalani perawatan di RS Al-Nur, Makkah dan Unaeni Abdul Karim Usman dari Kloter JKG 33 yang dirawat di RS King Khalid Jeddah. “Kusoyimah Asngari Mat Bakir dari kloter 22 Embarkasi Solo atau SOC 22 yang sempat menjalani perawatan di RS King Abdul Aziz, Jeddah, sudah sehat dan bahkan sudah kembali ke Tanah Air,” terang Arsyad. 

Arsyad menambahkan bahwa tas bagasi jamaah haji yang menjadi korban Mina sudah dikirim bersama dengan rombongan kloternya yang sudah kembali ke Tanah Air atau  yang berangkat  ke Madinah sebelum dipulangkan ke Tanah Air. Adapun tekait amanah peninggalan atau tirkah jamaah wafat korban Mina, menurut Arsyad sekarang dalam proses pengambilan.

“Sebagian sudah kami terima dan insya Allah kalau sudah diterima akan segera kami kirim ke Tanah Air, baik melalui kloternya atau melalui kloter yang sama embarkasinya, atau ke madinah yang kloternya masih ke Madinah,” katanya. (mch/mkd)

sumber : kemenag.go.id