Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

MTsN Keki Ikuti Olimpiade

Oleh Admin 19-10-2015 18:24:00

Kota Blitar (MTsN Kepanjenkidul) – Dalam upaya pembinaan akademis siswa melalui program pengembangan olimpiade, MTsN Kepanjenkidul mengikutsertakan 5 (lima) siswanya untuk mengikuti Olimpiade Matematika yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 1 Kota Blitar Rabu (14/10) kemarin. Mereka yang ikut adalah Aghisna Rahma, Anisaul Munadhiroh, Bara Laily, Andy Setyawan, dan M. Jabar Yusuf. Diantara mereka, hanya 2 (dua) siswa mendapat bantuan biaya pendaftaran dari madrasah sedangkan 3 (tiga) siswa lainnya mendaftar dengan biaya sendiri. Ketua Olimpiade Training Center (OTC) MTsN Keki Umi Musyayadah, S.Pd menyebutkan siswa yang dikirim adalah siswa binaan pembina olimpiade bidang studi Matematika Anis Chandra Kristanti, S.Si yang dipilih melalui proses seleksi intern di sekolah. Umi menjelaskan bahwa masing-masing siswa akan berjuang untuk mendapatkan skor tertinggi. “Ada reward yang akan mereka peroleh jika masuk 10 besar. Mereka akan mendapatkan golden ticket untuk melanjutkan sekolah ke SMKN 1 Kota Blitar”, jelasnya. Sementara itu Anis Chandra Kristanti, S.Si selaku pembina olimpiade bidang studi Matematika membenarkan hal itu. Anis menuturkan bahwa banyak alumni MTsN Keki yang melanjutkan studi di sekolah kejuruan sehingga menurutnya ini merupakan peluang emas. “Jika ada peluang di depan mata, ya mengapa tidak kita ambil? Lagi pula anak didik saya siap untuk itu”, ungkapnya. Lebih lanjut Anis menambahkan bahwa segala bentuk persiapan telah dilakukan dalam menghadapi olimpiade atau kompetisi sejenisnya. Sejatinya pelaksanaan olimpiade ini cukup mendadak. “Kami baru mendapatkan surat dari SMKN 1 Blitar 5 hari sebelum pelaksanaan, tapi kami sudah siap dengan hal ini sebelumnya”, imbuhnya. Sejatinya di MTsN Keki program pembinaan olimpiade Matematika telah rutin dilaksanakan. “Jika tidak ada kegiatan olimpiade, setidaknya mereka mendapat tambahan ilmu pelajaran melalui pembinaan ini”, ungkapnya. Menurutnya, siswa binaannya sangat siap untuk bersaing dengan siswa-siswi dari sekolah lain. Pembinaan secara mental juga dilakukan untuk menghilangkan rasa minder dan demam panggung ketika menghadapi suatu kompetisi. (Chandra)

sumber : jatim.kemenag.go.id