Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

PARTISIPASI MTsN 3 JAKARTA DALAM LECTURING 1 UNDANGAN AUSTRALIAN EMBASSY JAKARTA

Oleh Admin 19-10-2015 19:43:49

 

Salah satu program Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia adalah melakukan Lecturing bagi para Kepala Sekolah/Madrasah pada jenjang SD/MI,SMP/MTs dan SMA/MA sebanyak 3 kali dalam 3 bulan ke depan. Program ini dimaksudkan untuk membantu para Kepala Sekolah/Madrasah dalam upaya pengembangan keprofesian dan dapat mendukung tugas pokok sebagai Kepala Madrasah.

Pada Lecturing 1 dilaksanakan pada hari Rabu, 30 September 2015 bertempat di Ruang Theater Kedutaan Besar Australia, bertema : “INKLUSI SOSIAL DAN PERLINDUNGAN ANAK, SERTA APLIKASINYA DI SEKOLAH”. Peserta yang hadir adalah kepala Sekolah/Madrasah sejumlah 50 Orang dari Jakarta dan sekitarnya.

Adapun Narasumber yang memberikan paparan adalah : 1. Ratna Fitriani (Social Inclusion Advisor – AEPI SSQ). 2. Ridwan Sumantri (Penyandang Cacat Disabilitas Indonesia – PPDI), 3. Peter Titirloby – Australian Internasional School).

Ratna Fitriani memaparkan tentang pengertian Inklusi social sebagai upaya menempatkan martabat dan kemandirian individu sebagai modal utama untuk mencapai kualitas hidup yang ideal. Melalui inklusi sosial, Program Peduli mendorong agar seluruh elemen masyarakat mendapat perlakuan yang setara dan memperoleh kesempatan yang sama sebagai warga negara, terlepas dari perbedaan apapun. Dasar pendidikan Inklusi antara lain :

Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia [1948],

Diperjelas oleh Konvensi Hak Anak [1989],

Deklarasi Dunia tentang Pendidikan untuk Semua [1990],

Peraturan Standar PBB tentang Persamaan Kesempatan bagi Para Penyandang Cacat [1993],

Pernyataan Salamanca dan Kerangka Aksi UNESCO [1994],

Undang-undang Penyandang Kecacatan [1997],

Kerangka Aksi Dakar [2000],

Undang-undang RI Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional [2003], dan

Deklarasi Kongres Anak Internasional [2004].

Australia’s Education Partnership with Indonesia School Systems & Quality (AEPI SSQ) telah memberikan bantuan pada ratusan sekolah di Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, seperti program Bridge, MTsN 3 sebagai Madrasah ke-55 yang bekerjasama dengan sekolah Australia dari 112 sekolah di Indonesia.

Sementara Ridwan Sumantri sebagai ketua PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) memaparkan pengalamannya sebagai diffable secara langsung dalam mengakses layanan public khususnya di bidang pendidikan serta hambatan dan tantangan yang dihadapinya.

Narasumber terakhir adalah Peter Titirloby – Australian Internasional School sebagai pengajar selama lebih dari 15 tahun yang memaparkan inklusi social dan perlindungan anak dalam implementasinya di sekolah. Di mana perlunya kesempatan yang sama bagi ABK (anak berkebutuhan Khusus) dalam mengenyam pendidikan.

 

http://dki.kemenag.go.id/