Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Menag: Kepercayaan Masyarakat terhadap Pendidikan Islam semakin Tinggi.

Oleh Admin 20-10-2015 11:30:52

Tangerang Selatan (Pinmas) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan Islam semakin tinggi. Peluang pendidikan Islam luar biasa meningkat. Hal ini bisa kita lihat makin tingginya kepercayaan orang tua untuk mencari pendidikan berbasis agama, khususnya Islam dalam menyekolahkan putra-putrinya. Kita bisa melihat, dewasa ini, menjamur pendidikan Islam terpadu, pesantren modern dangan sistem boarding school, meski biaya pendidikannya tinggi. 

“Jangan sampai peluang ini melayang, kita harus menyiapkan diri sebaik mungkin,” terang Menag saat memberi sambutan pada Pembukaan Konferensi Penulisan Karya Ilmiah ke-I di Gedung Serbaguna, Madrasah Insan Cendekia Serpong, Banten, Selasa (20/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Madrasah, M Nur Kholis Setiawan, Kakanwil Banten Agus Salim, Kakankemenag Tangerang Selatan Zainal Arifin, para peserta (kepala madrasah) dari Jabar, DKI dan Banten, serta civitas akademik MAN IC Serpong.

Dalam konferensi yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Pendidikan Berbasis Riset”, hadir sebagai pembicara Prof. Dr.  Azyumardi Azra (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof. Imam Tholkah (Balitbang Kemenag), Aquirani Ph. D (Unpad), Imam Budi P (Ubinus), Dr Engkos Kosasih (UPI) dan Darno Raharjo (MAN IC Serpong). 

Menag melihat, Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam (biodiversitas) luar biasa, hanya kalah dari Brazil yang mempunyai Amazon. 

“Meski demikian, sayang sekali hingga hari ini, obat-obatan, kita masih banyak import, padahal kita mempunyai tanaman obat yang banyak. Hal ini karena kita masih tergantung dengan hasil riset negara lain. Untuk itu, tradisi education plus research sangat penting digalakkan di negeri ini,” ungkap Menag.

Ke depan, Menag berharap ada alumni madrasah yang mampu meraih nobel di bidang science. “Semoga, Konferensi ini mampu menjadi momentum untuk menumbuhkan research habit,” harap Menag. (g-penk/dm/dm).

 

http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=299185