Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

IRJEN EVALUASI PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI KANWIL KEMENAG JATIM

Oleh Admin 24-10-2015 07:27:23

Sidoarjo, Jatim (Inmas). Upaya percepatan reformasi birokrasi menjadi indikator bagi Kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah sebagai komitmen dalam pembentukan Zona Integritas. Sejauh mana reformasi birokrasi telah dilaksanakan, salah satu instrumennya dapat diukur dari Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) dan Zona Integritas. PMPRB dan ZI WBK menjadi penting karena sebagai instrument penilaian kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi yang dilakukan secara mandiri oleh masing masing kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan unit kerja. PermenPAN-RB nomer 52 tahun 2014 tersebut disampaikan oleh M.M Balya Hulaimy saat melakukan evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi Kanwil kemenag provinsi Jawa Timur pada Kamis (22/10) pagi di aula Al Ikhlas barat. Di hadapan para kepala bidang, Pembimas, Kasi dan Kasubbag serta perwakilan JFU/JFT disetiap ruangan, narasumber dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI ini menjelaskan tentang pola hubungan sebab akibat antara komponen pengungkit dan komponen hasil penilaian RB . Lebih lanjut Balya menjelaskan, komponen pengungkit yang dinilai oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian Agama sangat menentukan keberhasilan tugas instansi. Sedangkan komponen hasil yang dinilai oleh Tim Penilaian Nasional (TPN) yang terdiri dari MenPan, KPK dan Ombudsmen Republik Indonesia (ORI) ini berhubungan dengan kepuasan para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Balya Hulaymi mengapresiasi para peserta evaluasi sebagai penentu nasib pegawai Kementerian Agama se-Indonesia. “Tukin bisa naik, turun atau malah dicabut, itu semua tergantung bapak ibu semua, pegawai Kementerian Agama. Karena itu, saya mohon komitmen bapak ibu untuk mensukseskan ZI ini karena menentukan nasib pegawai Kemenag. Jadi, tolong berkas berkas dokumen dilengkapi”, jelasnya. Masih menurut narasumber Itjen ini, Menteri Agama berharap nilai tukin tahun 2016 depan akan naik menjadi 80 %. Balya menjelaskan, indeks RB penilaian mandiri pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Kementerian Agama tahun 2015 ini adalah 79,27 %. “nah, untuk indeks RB hasil evaluasi pelaksanaan RB Kemenag dari KemenPAN RB, semuanya itu tergantung pada Anda. Itu lah yang akan menentukan besarnya tunjangan kinerja anda 2016 mendatang” terang Balya

http://jatim.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=300146