Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Gebyar Kian Meriah; Mana Aceh Tengah?

Oleh Admin 24-10-2015 16:39:13


 

[Banda Aceh | Yakub]  Hari kedua (Jumat, 23/10) Gebyar Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi PAUD se Aceh kian seru dan bersaing, di Museum Aceh/Rumoh Atjeh.

Sejumlah cabang dilanjutkan peserta dari 23 Kabupaten/ Kota, dengan pendamping masing-masing 3 guru, di lokasi yang berdekatan dengan Pendopo, Makan Iskandar Muda, dan Sekretariat ICMI Orwil Aceh

Di antara cabang yang terus menyedot pemirsa, ada di ajang menyusun balok, azan, hafalan surat pendek, busana muslim, dan menggambar masjid, yang diselenggarakan Kanwil Kemenag dan Disdik Aceh itu.

Juga ada lomba Mars Bunda PAUD, kolase, dan engklek (loncat-loncat di atas peta, mata ke langit).

Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh Drs H Saifuddin AR harapkan, dengan ajang ini, bisa memaksimalkan penerapan nilai-nilai islami sejak dini.

Didampingi Kasi PAI PAUD/TK Dra Faridah Andriani, Pak Din (sapaannya) juga katakan, dengan even tahunan ini, bisa mempengaruhi jiwa dan pola pikir anak, berwatak bernuansa Dinul Islam.

Masing-masiang daerah yang kirimkan lima anak, dan tiga pendamping, bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh sukseskan Gebyar Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi usia PAUD, se Aceh, sejak Rabu pagi (22/10). 

Tahun lalu, acara seperti ini dilangsungkan di hotel Aceh Grand, di Lamdom, dekat Terminal Lueng Bata. Saat itu, anak diinapkan di Hotel Aceh Grand, sekalian lokasi acara.

Namun kali ini, penginapannya di Hotel Rasamala kawasan Setui. “Belanja dan main-main bisa dekat ke Suzuya Mall,” kata wali anak didik.

Saat lomba menyusun balok, MC berkali-kali memanggil peserta, dan kembali sampaikan kenangan, untuk Aceh Tengah. “Sekarang utusan Aceh Tengah…. Mana Aceh Tengah?” minta panitia.

Lalu disebutkanlah, Kabupaten Ateng memang Juara Umum Gebyar Nopember 2014  lalu.

Buahnya raih sejumlah tropi, dan saat Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 69, Sabtu 3 Januari lalu, kembali ditampikna anak-anak kecil sang juara, di hadapan Bapak Bupati Aceh Tengah dan tamu undangan upacara. Bupati Ateng apresiatif dan seenang banget.

Seluruh tamu dan peserta upacara terlihat terharu ketika protokol acara membacakan  prestasi yang diraih anak-anak pada ajang Gebyar PAI RA/TK/PAUD/ tingkat Provinsi.

Kakankemenag jelaskan, “Misalnya, dari ajang Gebyar PAI RA/TK/PAUD itu Khatamil Al Fatir (TK IT Az- Zahra) raih juara 2 (Putra), Hafalan Surat Pendek; Akeela Qanita (TK IT Az- Zahra) juara 3 (Putri), Hafalan Surat Pendek; Amrian (TK Pegasing) juara 2 (Putra), Adzan.”

“Juda Rafif Abdillah (TK IT Az- Zahra) juara 2 (Putri) Mmenyusun Balok menjadi Miniature Masjid; Aufa Mahara (TK Al-Qur’an Ruhama’ Takengon) juara 2 (Putii), Menggambar Masjid; dan Yansura Kariba (Putra) juara harapan (Putra), Melukis Gambar Masjid,” ujar Drs H Amrun Saleh MA, Kakankemenag Aceh Tengah.

Sementara saat pembukaan ajang 2015, bersama Bunda PAUD, Kakanwil Kemenag Aceh Drs HM Daud Pakeh melalui Plh Kakanwil Drs H Saifuddin AR, sangat senang sumringah dan apresiatif menyaksikan keikutsertaan anak-anak se Aceh, apalagi saat unjukkan kebolehan.

Kakanwil dan jajarannya meyambut peserta sejak pagi, bersama Kadisdik Aceh Drs H Hasanuddin Darjo MM dan jajaran masing-masing. Nampak pengurus PGRI dan sejumlah jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP)

Media elektronik dan cetak, memotret seantero komplek yang disulap jadi arena anak-anak. Pernak-pernik, di samping meriam tantra aceh, dan di sisi jingki dan krong pade, di bawah rumoh atjeh.

Saat istirahat, wali murid suapi anak makan di jingki itu. Jeungki, jingki adalah alat tob pade (tumbuk padi), juga tepung.

Kehadiran Bunda PAUD ke arena disambut nyanyian ala anak-anak, dipandu Kak Cut, dari TVRI. Bunda PAUD Aceh dan jajarannya itu ialah Hj Niazah A Hamid dan Hj Marlina Usman, sekaligus istri Gubernur dan istrri Wagub.

Dan tibalah acar pembukaan, Tarian Ranub Lampuan awali sesi meriah, depan pendopo itu. Selanjutnya aneka lomba meriahkan acara sampai akhir pekan itu.

 

Kakanwil harapan apresiasi, kreasi, prestasi nanti yang baik-baik, dapat dikembangkan di Aceh dan dipertahankan dalam ajang nasional.

Bunda PAUD kagumi anak-anak PAUD Aceh yang ikut lomba, dan yang tidak. Juga bagi dewan gurunya. Terima kasih dan Selamat, katanya.

 

 

http://aceh.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=300613