Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Terkait Kasus Singkil Forkompimda Plus Gelar Rapat Antisipasi

Oleh Admin 24-10-2015 19:15:11

Atambua (Inmas) – Kasus Pembakaran Gereja di Kabupaten Singkil – Provinsi Nangroe Aceh Darusalam beberapa waktu lalu, menggerakkan hati para pimpinan daerah dan pimpinan lintas agama se-Kabupaten Belu menggelar rapat terbatas guna mencegah terjadinya rembesan kasus Singkil di Kabupaten Belu.

Rapat yang dipimpin langsung Penjabat Bupati Belu, Drs. Wihelmus Fony, M.Si dihadiri Forkompimda Plus, Ketua MUI Belu, Ketua FKUB Belu, para pimpinan SKPD, para pimpinan lintas agama dan insan pers, Kamis, (22/10/2015) bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Belu.

Kasus Singkil tidak boleh terjadi di Belu. Jaga Belu supaya tetap damai, rukun dan penuh persaudaraan,” kata Foni.

Rapat tersebut menghasilkan 4 (empat) butir kesepakatan seruan damai sebagai berikut:

pertama, masyarakat Kabupaten Belu yang cinta damai dan anti kekerasan agar tetap tenang dan senantiasa menjaga kerukunan di antara pemeluk agama serta tidak terprovokasi dengan berbagai isu dan aksi kekerasan di daerah lain yang terjadi belakangan ini.

Kedua, Masyarakat Kabupaten Belu agar terus meningkatkan dialog dan komunikasi antar umat lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh komponen strategis lainnya untuk mencegah semua jenis konflik dan tetap menjaga kerukunan yang telah terpelihara selama ini.

Ketiga, organisasi bela diri yang sering menimbulkan keresahan di tengah masyarakat khususnya organsasi Kera Sakti, SHT, dan Korka dilarang untuk beraktivitas atau melaksanakan kegiatan apa pun di wilayah Kabupaten Belu.

Keempat, menghimbau dan mendukung penuh aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Belu guna menciptakan suasana damai dan kondusif di tengah masyarakat Kabupaten Belu.

_________

Penulis : Deky

Editor : Jose

http://ntt.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=300456