Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Bersama FKUB, Kemenag Flotim Awali Safari Kerukunan Di Kec. Lewolema

Oleh Admin 24-10-2015 19:36:02

Larantuka (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten FloresTimur bersama mitranya FKUB Kab. Flotim kembali melaksanakan kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama di wilaya-wilayah Kabupaten Flores Timur.

Setelah sukses melakukan kegiatan yang sama di tahun 2011, kali ini Safari Kerukunan yang diselenggarakan berupa Dialog Pemantapan Kerukunan Hidup Umat Beragama yang dimulai dari Kecamatan Lewolema yang bertempat di Kantor Desa Riangkotek, Kamis, 22/10/2015.

Turut serta dalam kegiatan dialog pemantapan kerukunan umat beragama tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Flores Timur, Petrus Pedo Beke,S.Ag, Ketua FKUB Kab. Flotim, Rm. Bernadus Bala Kerans,Pr dan para anggota FKUB, pejabat dari Badan Kesbangpol Kab. Flores Timur, Camat Lewolema bersama jajarannya, para Kepala Desa se Kec. Lewolema, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, para pendidik, pemuda, utusan umat dari berbagai agama se Kec. Lewolema.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Flores Timur, Petrus Pedo Beke,S.Ag dalam arahannya pada kesempatan tersebut, menegaskan bahwa upaya untuk membangun kerukunan uimat beragama melalui kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama merupakan misi bersama Kementerian Agama bersama FKUB Kab. Flotim dalam satu kemitraan serta kolaborasi yang sinergis untuk meningkatkan kualitas kerukunan di wilayah Kabupaten Flores Timur.

FKUB merupakan salah satu wadah atau forum sebagai tempat berhimpunnya para tokoh agama dari berbagai agama untuk saling memberikan informasi, memecahkan masalaha-masalah bersama, meningkatkan kerjasama dengan pemerintah dalam membangun kerukunan umat beragama,” jelasnya.

Beliaupun menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan tersebut selain meningkatkan kerukunan umat beragama di Kecamatan Lewolema, Dialog Pemantapan Kerukunan Umat Beragama dapat memberikan informasi tentang aturan-aturan atau regulasi yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama.

Pantauan kontributor di tempat kegiatan, masyarakat yang terdiri dari berbagai unsur hadir dan antusias mengikuti kegiatan dimaksud.

Anggota masyarakat umumnya memandang bahwa kerukunan umat beragama di wilayah Lewolema dan Flotim secara keseluruhan sudah diwariskan oleh nenek moyang.

Orang lamaholot flores timur memandang sesama sebagai saudara yang berasal dari ayah dan ibu yang sama (ina tou ama ehan), olehnya tali persaudaraan merupakan aspek yang sangat ditonjolkan dalam kehidupan masyarakat Kec. Lewolema.” Ungkap Pati Bejado Ula Wutu seorang tokoh adat di wilayah tersebut.

Selain itu warga masyarakat lainnya mengharapkan anggota FKUB bisa membedah, mengkaji atau membahas tentang rambu-rambu atau aturan-aturan pemerintah dalam kaitan dengan kerukunan umat beragama yang harus dipatuhi agar bisa tercipta kerukunan.

_________

Penulis : peter

Editor : Jose

http://ntt.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=300727