Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Workshop Persiapan Akreditasi Madrasah Sasaran Angkatan I

Oleh Admin 07-11-2015 09:17:35

SERANG (Inmas Kanwil)- sebagaimana kita maklumi bersama bahwa jumlah Madrasah di Provinsi Banten ini cukup banyak, dari sekian banyak Madrasah yang ada masih banyak juga Madrasah-madrasah yang belum terakreditasi atau sudah terakreditasi tapi masanya sudah habis, maka pada kesempatan ini kami mengundang Bapak dan Ibu Kepala dan Wakil Kepala Madrasah untuk mengikuti kegiatan Workshop Persiapan Akreditasi Madrasah Sasaran Angkatan I, Jum’at (6/11).

Dalam arahannya Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penma) Kanwil Kemenag Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar mengatakan, “kenapasih Akreditasi itu Penting? dasar pemikirannya adalah tiap Warga Negara berhak memperoleh Pendidikan Yang bermutu, pendidikan yang bermutu itu indikatornya adalah salah satunya Madrasah itu terakreditasi, sekarang itu tidak ada perbedaan Madrasah Negeri dan Madrasah swasta, kalau sudah terakreditasi itu punya derajat yang sama misalnya Madrasah Negeri Akreditasinya “A” Madrasah Swasta Akreditasinya “A” itu berarti memiliki derajat yang sama, sama dengan di perguruan tinggi, bahkan ada di perguruan tinggi itu, perguruan tinggi swasta yang nilainya lebih tinggi dari negeri.”

“Pendidikan bermutu itu hanya didapatkan dari Madrasah-madrasah yang telah terakreditasi, jadi akreditasi itu dalam rangka memenuhi standar dan salah satu standar pendidikan nasional itu adalah Madrasahnya sudah terakreditasi.”

“selanjutnya perlunya akreditasi itu adalah dalam rangka opini kelayakan terhadap Madrasah itu, jadi kalau Madrasah yang telah memiliki akreditasi maka Madrasah tersebut memiliki kelayakan untuk di masuki oleh siswa karena telah berstandar, apakah Madrasah yang belum memiliki akreditasi itu belum standar, secara kasarnya memang belum bisa karena tidak memenuhi kelayakan, makanya supaya layak Madrasah Bapak dan Ibu semua harus di akreditasi.”

“akreditasi itu dalam rangka menuju standar nasional pendidikan, sekarang ini jamannya jaman standarisasi, akreditasi itu arahnya bagaimana nanti standar nasional itu terpenuhi karena itu akan dinilai, asesor itu nanti akan menilai Madrasah mengenai Standar isinya, Standar prosesnya, Standar Konpetensi Lulusan (SKL), Standar Pendidikan dan Tendik, Standar pengelolaannya, Standar Pembiayaan, Standar Penilaian Pendidikan dan Standar Sarana dan Prasarana (Sarpras), namun yang sering jadi masalah itu pada sarprasnya, sarpras itu ada ruang belajar, ada ruang gurunya, ruang kepala Madrasahnya, ruang TU nya, perpustakaannya, Laboratoriumnya, ruang Osis, ruang Pramuka, UKS, Aula, Musolah, dan itu menentukan.”

“Akreditsi itu untuk menentukan kelayakan pada satuan pendidikan pormal dan non pormal pada setiap jenjang pada jenis pendidikan jadi untuk menentukan kelayakan, layak atau tidak layak dan akreditasi adalah program yang di lakukan oleh pemerintah dan atau lembaga yang mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik dilakukan oleh pemerintah, BAP itu atau Asesor itu adalah kepanjangan dari pemerintah.”

sementara itu kasi kelembagaan dan Sistem informasi Madrasah H. Masyhudi menambahkan, “supaya Madrasah kita di fisitasi ada dua hal yang harus di perhatikan, pertama Madrasah dipastikan di usulkan untuk di akreditasi, jadi kalau tidak di usulkan maka tidak bisa di akreditasi karena yang menjadwal itu adalah BAP, yang kedua Instrumen,”

“Diharapkan dari kegiatan ini supaya instrumen Madrasah itu sudah benar dan sudah layak dan nanti akan kita kirim ke BAP, karena nanti instrumen itu akan Cross Check oleh tim asesor BAP, untuk menentukan apakah Madrasah itu layak untuk di fisitasi atau tidak, jadi hasil dari workshop ini memastikan bahwa instrumen akreditasi yang akan di usulkan itu sudah lengkap, lengkap itu ada tiga komponen, pertama ada surat pernyataan dari Kepala Madrasah, kedua instrumen Checklist, ketiga ada data pendukung, tahapan-tahapan ini kita ikuti dengan sebaik-baiknya dan kami berharap mudah-mudahan dari 90 Madrasah, walaupun tidak terlalu maksimal dipasilitasi oleh Kementerian Agama namun semuanya terakreditasi. Dari renstra nasional ditargetkan 50% mendapat nilai “B” syukur-syukur 100% nilainya “A” dan “B” mudah-mudahan.”

Kontributor (UQ, Inmas).

http://banten.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=304045