Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Penetapan Hari Santri Mendapatkan Apresiasi Tinggi dari Pemerintah

Oleh Admin 08-11-2015 08:01:57

Jakarta (Inmas) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan sambutan pada Deklarasi Hari Santri Nasional yang bertempat di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (22/10).

Dalam Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri Nasional, Menag menjelaskan bahwa tanggal 22 Oktober 2015 menjadi babak baru dalam sejarah umat Islam Indonesia dan akan diperingati setiap tahun untuk memperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Peserta undangan yang rata-rata dihadiri oleh para santri di Masjid Istiqlal ini sangat antusias mendengar sambutan yang diberikan oleh Menag.

Menag menjelaskan lagi bahwa pemerintah memberikan apresiasi kaum santri dan secara nyata memberikan tabir bagi terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Walhasil peringatan Hari Santri harus memaknai sebagai upaya memperkokoh eksistensi semua elemen bangsa agar bisa saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermakna berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan.

“Resolusi pihak adalah seruan ulama santri yang mewajibkan setiap muslim Indonesia membela tanah air dan mempertahankan NKRI,” ujar Menag.

Penetapan hari santri mendapatkan apresiasi yang tinggi dari pemerintah bagi kalangan santri yang demikian besar jasanya bagi Negara Republik Indonesia. “Hari Santri ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mengangkat harkat martabat kaum santri yag selama ini dipersepsikan sebagai kelompok terbelakang,” kata Menag.

Kementerian Agama bekerja sama dengan Bank Indonesia dengan otoritas jasa keuangan hingga jembatan penanaman modal agar pesantren mendapat perhatian yang layak dalam program pendidikan dan penindakan kapasitas sumber daya. Pemerintah mengupayakan memiliki daya saing yang tinggi ditengah kompetisi global.

“Akhirnya selaku Menteri Agama menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kesediaan bapak Presiden yang telah menyetujui usulan Hari Santri ini. Kita semua berharap menantikannya, kesempatan Hari Santri ini menjadi salah satu amal jariah yang dapat presiden dan semua pihak yang telah memperjuangkannya.” ujar Menag sebelum mengakhiri sambutannya lalu mempersilahkan pak Presiden Jokowi untuk menerikan sambutan dan membuka Deklarasi Hari Santri nasional. (an)

 

http://dki.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=303552