Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/specweb/public_html/sch-id/util/konek.php on line 9

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 5

Notice: Undefined index: SESSTAMUGURU in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/judul.php on line 17

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Khutbah Ichlasul Memukau, Sajak `Istighfar` Linangkan Air Mata

Oleh Admin 09-11-2015 09:10:28

[Kota Jantho | Yakub]  Rukun khutbah, oleh sebagian khatib diulanginya, usai paparan bagian dari taushiyah. Usai khutbah pertama, sebelum ‘khatib’ yang berbaju coklat atau putih, duduk untuk sambung ke khutbah kedua.

Demikian yang diperlihatkan di arena Perkampungan Kerohanian Islam (Rohis) oleh siswa PAI se Aceh. “Ini untuk membiasakan anak agar amalkan nilai islami, nilai PAI,” jelas Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh Drs H Saifuddin AR.

Diulang lagi rukun hamdalah, shalawat, washiyat, dan ayat, sekali lagi, dinilai dewan hakim berbajukan Pemkab Aceh Besar, biar ada rukun muwalat (runtut dan kontinyu antar rukun satu dengan lainnya), karena isinya kepanjangan dan gayanya bagaikan pidato hari besar Islam.

Di hadapan peserta di tribune dan tenda, satu demi satu peserta, tuntaskan lomba Khutbah Jumat, meski hari Senin (9/11). Untuk khutbah memang butuh waktu lumayan, ada yang setengah jam, sebab ada rukun dan paparan dalam isi yang panjang lebar. Jika kependekan, cuma rukun berbahasa Arab, belum mencapai maksud dari khutbahnya.

Khutbah tak bertongkat, karena panitia tidak menyediakan. Jika ada pun mungkin akan dipegang khatib yang berapi-api sampaikan tema ‘pendidikan’ dan ‘ilmu’, serta ‘narkoba’.

Saat Muhammad Ikhlasul Amal, dari ‘kabupaten Modal Bangsa’ sampaikan dengan gaya orator ulung, tepuk tangan dan peserta di tenda pun tak bisa omong, diam menyimak. Dia sampaikan  khutbah dan doa akhir, bak khutbah dan cocok di masjid besar. Dia kutip pendapat soal Ibnu Sina, dan Aristoteles, juga pengobatan asal Cina, memukau.

Karena sudah khatibnya berapi-api, dan gerakannya di atas panggung banyak sekali, dinilai itu akan memotong rukun wasiat ke rukun khutbah kedua, maka khutbah disepakati diulang, sebelum duduk. “Ada ulama Syafiiyah menilai, taushiah yang melebar, dianggap bukan bagian khutbah, tapi ada yang menilai dari Syafiiyah juga, itu masih bagian rukun, rukunnya wasiat/nasehat,” jelas Tgk Al-Yasa’, pemakalah, usai muzakarah MPU akhir bulan lalu.

“Nabi semula khutbah di atas pokok pohon. Pegang busur atau sesuatu kayu. Lalu salah satu sahabat tawarkan mimbar sederhana. Nabi pun setuju, khutbah di atas mimbar. Nabi pegang busur atau tombak, jika tidak ada tempat memegang, terutama sebelum ada dinding mimbar. Yang penting ada

memegang sesuatu, apalagi saat Rasulullah sudah dekat wafat, Nabi pegang tongkat. Namun memgang depan dan samping mimbar juga sah,” jelas Prof DR Al-Yasa’ Abubakar MA, dalam khutbah dua Jumat lalu di At-Taqwa Muhammadiyah, jelaskan latar belakang ada tongkat dan ulang khutbah, serta azan dua kali.

Pagi Senin, lapangan kian kering dan sudah enak dilalui, dan peserta dari antar SMA dan SMK se Aceh lanjutkan dalam tenda besar dan kelas dengan lomba Cerdas Cermat (CC) islami, dan sajak islami. Hari kedua usai pembukaan, dilanjutkan dengan pidato/ceramah anti narkoba. Peserta ada di lokasi belanjaan, dan tenda.

Saat peserta putri bawakan sajak Istighfar, bait-bait disampaikannya dengan syahdu, dan air mata peserta pun berlinan. Peserta ajak peserta renungi penciptaan alam, dan kita ‘bagaikan pasir di pantai, di mana kita?’

Di panggung utama, lomba pidato/khutbah dituntaskan, sebagai lanjutan pada sesi hari pertama kemarin, usai pembukaan yang dihadiri Kakanwil, Pangdam (diwakili Dandim 0101/AB sebagai pejabat yang membuka), para Kakankemenag, unsur Forkompimda Aceh dan Aceh Besar, pers, dan undangan.

Arena Perkampungan Perkampungan Kerohaniaan Islam (Rohis) di Bumi Perkemahan Kota Jantho, lebih kering, panas, berbeda dengan siang Ahad (8/11) saat pembukaan, becek.

Juri untuk nasyid Deni Rahmadi, Nurlaila SPd, dan Nazaruddin SAg. Sedangkan untuk CC untuk hari ini, ada Amri Yusuf Lubis MPd, Munirawati, Ferri Ardiansyah Lc dan Rahmatillah MPd. 

MTQ untuk siswa didewanhakimka oleh Drs Tgk Rusydi dan Rahmwati SAg. MTQ dipadukan dengan hifzhil quran dengan dewan hakim Drs Tgk Mukzi Abdullah dan Syarifah Rahmah SAg yang bacakan Kalam Ilahi pagi pembukaan, yang juga disambung dengan shalawat. Khusus pidato, ada tambahan Dra Cut Lina Armaida MPd dan Sayed Chawaled MA.

Selain lomba, juga ada penampilan bakat lainnya, hari ini. “Perkampungan yang dimulai sejak Sabtu-Kamis (7-12/11), diikuti 400 siswa. Terdiri dari 168 siswa SMK, dan 332 siswa SMA, serta 47 pendamping. SMK mengirimkan 2 putra dan putri, dan SMA 5 putra dan putri, per kabupaten/kota,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh Drs H M Daud Pakeh, dalam laporan acara pembukaannya, sebelum ke Subulussalam dalam rangka ikuti HAI 2015.

Rohis, kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di luar jam pelajaran. Tujuannya antara lain, untuk menunjang dan membantu mewujudkan keberhasilan pembinaan moral siswa. Rohis sangat penting sebagai wadah untuk melakukan pengembangan dan pembinaan keagamaan siswa di sekolah. “Bawa pulang 10 pelajaran dari sini, jika tidak delapan, jika tidak enam, jika tidak empat, jika tidak dua, dan jika tidak satu saja, yakni silaturrahmi,” ajak Pangdam IM, yang disampaikan Dandim AB, saat pembukaan Ahad (8/11).

Selama perkampungan, sejumlah agenda acara siswa SMA/SMK se Aceh, bukan seperti acara pramuka, meski berpola pramuka. Di sini anak-anak akan disajikan aktivitas yang sarat dengan lomba, dan latihan ‘membina rumah tangga’, ‘gampong’, ‘mukim’, ‘kecamatan’, dan ‘kabupaten’.

Mata acara di sini, di antaranya aneka musabaqah, selain pengkaderan dan outbound, yaitu: khutbah/pidato anti narkoba, hifdzil quran, CC islami, sajak, dan penampilan bakat lainnya. Ada juga seminar Rohis, khusus bagi pendamping. Ada juga di dalamnya nanti zikir bersama, shalat, bahkan manasik. Semua di lapangan. []

http://aceh.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=304575