Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Kemenag Batanghari Gelar Pembinaan Birokrasi Pemberdayaan Wakaf

Oleh Admin 09-11-2015 09:49:45

 

Batanghari (Kemenag) -Dalam rangka meningkatkan pengelolaan tanah wakaf dan pemberdayaan lembaga wakaf di Kabupaten Batang Hari, Kantor Kementerian Agama Batang Hari melaksanakan pembinaan yang berlangsung di Aula Kemenag Batanghari.

Ketua Panitia Pelaksana, Leniyati, S.Sos.I dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 orang peserta, terdiri dari para Nadzir Wakafyang mengelola tanah wakaf, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga wakaf, pengurus masjid, dan lain sebagainya yang berasal dari Kecamatan dalam Kabupaten Batang Hari.

Bertindak selaku nara sumber utama adalah Kakan Kemenag Kab. Batang HariBapak Drs. H. Mohd. Damiri, Kasubbag TU Kankemenag Kab. Batang Hari, KasiBimas Islam Kankemenag Kab. Batang Hari Bapak H. Muslim, S.Ag, dan KasiPenyekenggara Syariah Kankemenag Kab. Batang Hari Bapak Helmi, S.Ag.

Kakan Kemenag Bapak Drs. H. Mohd. Damiri, dalam sambutan pengarahannyamengatakan, bahwa wakaf adalah pranata keagamaan yang sangat potensial,yang apabila dapat dikelola, dikembangkan, dan diberdayakan denganmenggunakan manajemen modern, maka akan menghasilkan sejumlah harta danuang yang dapat digunakan untuk kepentingan umat Islam.Jika kita berkaca dari Negara-negara Timur Tengah seperti Mesir yang telahmaju pengelolaan wakafnya, ternyata yayasan Wakaf Al-Azhar bisa membiayailembaga pendidikan terkenal yaitu Universitas Al-Azhar yang terkenal itu. Konon kabarnya, Yayasan Wakaf Al-Azhar justru lebih kaya dari Negara Mesiritu sendiri.

Untuk itu, langkah penting yang harus dilakukan adalah melakukanpensertifitakatan atas tanah wakaf, sehingga mempunyai kekuatan hukum yangtelah diakui oleh Negara. Selain itu, melakukan pemeliharaan danpengelolaan atas tanah wakaf itu, sehingga bermanfaat untuk kepentinganumat.

Selain tanah wakaf, yang perlu juga mendapat perhatian kita adalah wakaf tunai berupa uang. Ini juga potensi yang cukup besar dan dapat digunakanuntuk kepentingan umat secara produktif, sehingga berdaya guna danberhasil guna. (rp)

red:paspi

 

http://jambi.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=304358